Articles

Karakter Khas Beton Berkualitas Tinggi

Keamanan dan keselamatan pengguna infrastruktur menjadi faktor utama dalam proses pembangunan. Untuk menghasilkan gedung, jalan, jembatan dan berbagai infrastruktur kota yang kokoh, diperlukan  material beton yang kuat dengan kualitas terbaik. Berikut adalah informasi mengenai karakter khas beton yang berkualitas tinggi.

Umumnya, pembuatan beton dilakukan dengan proses mencampur beberapa bahan seperti; agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil), air, semen portland atau semen hidrolik yang lain, serta bahan kimiawi atau fisikal tambahan hingga menjadi satu kesatuan yang homogen. Berikut ini penjelasan masing-masing bahan yang digunakan.

Semen Portland Berkualitas

Semen portland merupakan jenis semen yang digunakan dalam pembuatan beton, sebagai bahan pengikat antara agregat halus dan agregat kasar dengan air dalam suatu adukan. Semen Portland yang berkualitas harus memenuhi syarat berikut:

  • Semen tidak kadaluwarsa. Kita bisa memeriksanya dengan menggunakan tangan, apabila masih hangat maka semen belum kadaluwarsa.
  • Semen belum menggumpal. Penggumpalan semen terjadi karena ditimbun terlalu lama. Maka sebaiknya semen ditimbun tidak lebih dari sebulan, ditaruh di atas alas dan tidak boleh lebih dari 10 tumpukan semen.
  • Semen yang baik akan bereaksi, apabila digenggam dengan tangan maka akan jatuh berhamburan.

Kerikil dan Pasir Beton (Agregat)

Umumnya orang menggunakan kerikil sebagai bahan pencampur (agregat). Sifat yang paling penting dari suatu agregat adalah tidak mudah hancur dan tahan terhadap benturan. Agregat yang berkualitas harus memenuhi syarat berikut:

  • Material agregat harus keras dan tidak mudah hancur.
  • Material agregat tidak mengandung garam, karena garam dapat menyebabkan pemekaran beton melalui “bunga-bunga kristal” serta mengakibatkan korosi di dalamnya.
  • Material agregat tidak mengandung mineral logam, terutama besi (Fe).
  • Tidak mengandung biji-bijian yang mudah tumbuh.
  • Kadar lumpur, tanah liat dan debu dalam material agregat maksimal adalah 2%.

Air dengan Kualitas Baik

Air merupakan komponen penting untuk menyatukan semen dengan agregat. Air dengan kualitas yang baik akan mempengaruhi pengerasan dan keawetan dari beton. Air yang berkualitas harus memenuhi syarat berikut:

  • Air tidak mengandung bahan organik, misalnya sisa tumbuhan.
  • Air tidak boleh mengandung bahan kimia, misalnya besi, sulfat dan klorida yang dapat merusak mutu beton.
  • Air tidak mengandung minyak, karena minyak akan menghambat hidrasi yang diperlukan oleh beton untuk ikatan awal.
  • Tidak mengandung garam.

Sebagai perusahaan yang bergerak pada bidang konstruksi penyedia dan pemasangan beton, tentu WIKA Beton mempertimbangkan kualitas bahan dan proses pembuatannya. Hal ini merupakan komitmen perusahaan untuk  terus berinovasi dan menjaga kepercayaan masyarakat atas berbagai proyek infrastruktur yang dilakukan WIKA Beton.

 

« Artikel