Articles

Pemindahan Ibukota dan Pembangunan di Kalimantan yang Didukung oleh WIKA Beton

 

Pada akhir Agustus lalu, Presiden Joko Widodo mengumumkan pemindahan ibu kota Republik Indonesia ke Kalimantan Timur, tepatnya di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Pengumuman tersebut tentu menjadi kabar baik untuk pemerataan ekonomi di Indonesia yang tidak hanya berpusat di Pulau Jawa. Pemindahan ibu kota tersebut, tentunya menjadi sebuah pekerjaan yang serius bagi pemerintah maupun perusahaan yang terlibat dalam proses pembangunan di Kalimantan.

Untuk merespon keputusan pemerintah terkait pemindahan ibu kota,  WIKA Beton menyusun rencana pembangunan pabrik baru di Kalimantan Timur. Direktur Keuangan WIKA Beton, Imam Sudiyono menyatakan bahwa WIKA Beton telah menyiapkan lahan seluas 26 hektar untuk rencana pembangunan pabrik di Kalimantan. Investasi dalam pembangunan pabrik ini diperkirakan mencapai Rp 100 miliar dengan kapasitas produksi 60-100 batang tiang pancang per hari.

Direktur Keuangan WIKA Beton, Imam Sudiyono juga menambahkan bahwa  wacana pemindahan ibu kota ke Kalimantan akan berdampak pada besarnya kebutuhan infrastruktur. Hal ini dilihat dari nilai dana yang dipublikasi pemerintah untuk pembangunan ibu kota baru yaitu sekitar Rp 466 triliun. 

Untuk memudahkan proses pengangkutan produk menuju Kalimantan Timur, WIKA Beton juga berencana melengkapi pabriknya dengan dermaga. Rencana ini akan dilakukan dengan pertimbangan bahwa lokasinya berdekatan dengan laut. 

Sebagai perusahaan yang telah turut ambil bagian dalam pembangunan infrastruktur di kota-kota lain, keterlibatan WIKA Beton dalam pemindahan ibu kota akan semakin mendukung pemerataan pembangunan dan ekonomi di Indonesia. 


 

« Artikel