Berita

RUPST WTON Putuskan Dividen Per Share Naik 44,27%

PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 pada hari Rabu, 27 Maret 2019 di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. RUPST yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut memiliki 6 (enam) Mata Acara yang diputus, yakni:

  1. Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2018 termasuk di dalamnya Laporan:
    • Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan
    • Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
  2. Penetapan Penggunaan Laba Bersih termasuk Pembagian Dividen untuk Tahun Buku 2018.
  3. Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan TahunBuku 2019.
  4. Penetapan Tantiem untuk Tahun Buku 2018, Gaji & Tunjangan Lainnya bagi Dewan Komisaris beserta Direksi Perseroan untuk tahun 2019.
  5. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
  6. Perubahan Pengurus Perseroan.

RUPST menyetujui pembagian laba untuk dividen sebesar Rp145,92 miliar atau sekitar 30% dari Laba Bersih yang dibagikan sebagai Dividen Tunai kepada para Pemegang Saham. Dengan demikian Dividen per Share (DPS) sebesar Rp17,50. BIla dibandingkan dengan DPS tahun 2016 sebesar Rp12,13, maka DPS WTON naik hingga 44,27%.

Sepanjang tahun 2018, WTON mencatatkan penjualan sebesar Rp6,93 triliun meningkat 29,25% dari pencapaian tahun 2017 sebesar Rp 5,36 triliun. Sementara itu Laba Bersih Perseroan terealisir sebesar Rp486,64 miliar, meningkat 42,94% dari pencapaian tahun 2017 sebesar Rp340,46 miliar.

Adapun, kas dan setara kas per 31 Desember 2018 sebesar Rp865,02 miliar. Total ekuitas senilai Rp3,14 triliun naik 14,15% dari realisasi tahun 2017 dan total aset sebesar Rp8,88 triliun naik 25,66% dari realisasi tahun 2017. Sementara itu, per 31 Desember 2018 WTON membukukan arus kas positif dari aktivitas operasi mencapai Rp733,38 miliar.

Beberapa proyek besar yang menyumbang perolehan kontrak baru hingga Desember 2018 ini masih didominasi oleh proyek di bidang infrastruktur sebesar 69,49%, disusul proyek di sektor energi sebesar 20,78%, kemudian sisanya berasal dari sektor properti, industri, dan pertambangan masing-masing menyumbang sebesar 5,76%, 2,28%, dan 1,70%. Proyek-proyek tersebut di antaranya adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung HSR Section, Dermaga Kijing-Mempawah, Dermaga KBN-Marunda, Tol Kunciran Cengkareng, Pembangunan Pengaman Muara Sungai Ijo Kebumen, Pengadaan Box Girder, PLTGU Tambak Lorok, Golf Island 2018, Tangguh Expansion Project, dan Jembatan Sungai Tondano.

Melihat positifnya hasil kinerja tahun 2018, WIKA Beton menetapkan sejumlah target pencapaian di tahun 2019 ini, seperti target perolehan total kontrak mencapai Rp14,81 triliun yang terdiri dari kontrak baru sebesar Rp9,077 triliun serta carry over sebesar Rp5,74 triliun. Target penjualan sebesar Rp7,95 triliun serta target laba bersih sebesar Rp560 miliar. WIKA Beton pun sangat optimis mampu meraih target-target ini. 

RUPST menyesuaikan Anggaran Dasar Perseroan pada pasal 3 tentang Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tahun 2017. Perseroan juga menghilangkan pasal 16 ayat 8 terkait Kuorum, Hak Suara, dan Keputusan karena sudah tidak relevan dengan kondisi Perseroan sebagai Perusahaan Terbuka.

Mengenai perubahan pengurus Perseroan, RUPST memutuskan adanya pergantian komposisi Dewan Komisaris dan jajaran Direksi Perseroan, dengan susunan sebagai berikut:

No. Jabatan Susunan Lama Susunan Baru
1. Komisaris Utama Bambang Pramujo Bambang Pramujo
2. Komisaris Independen Priyo Suprobo Priyo Suprobo
3. Komisaris Independen Asfiah Mahdiani Asfiah Mahdiani
4. Komisaris Independen Yustinus Prastowo Yustinus Prastowo
5. Komisaris

Yohanes Babtista

Priyatmo Hadi

Yohanes Babtista

Priyatmo Hadi

6. Komisaris Herry Trisaputra Zuna Herry Trisaputra Zuna
7. Komisaris Agustinus Boediono -

RUPST memberhentikan dengan hormat Bapak Agustinus Boediono sebagai Komisaris WTON.

Sementara untuk susunan Direksi, diputuskan untuk memberhentikan dengan hormat Bapak Mohammad Syafii, Bapak Siddik Siregar, dan Bapak Hari Respati kemudian mengangkat Bapak Imam Sudiyono dan Bapak I Ketut Pasek Senjaya Putra.

Sehingga susunan Dewan Direksi WTON berubah menjadi:

No. Jabatan Susunan Lama Susunan Baru
1.  Direktur Utama Hadian Pramudita Hadian Pramudita
2. Direktur Independen Sidiq Purnomo Sidiq Purnomo
3. Direktur Mohammad Syafii Imam Sudiyono
4. Direktur Mursyid Mursyid
5. Direktur Siddik Siregar I Ketut Pasek Senjaya Putra
6. Direktur Kuntjara Kuntjara
7. Direktur Hari Respati  
 

 

« Berita